Kambing Boer…..Mahal?

Eeeitsss……liat dulu spesifikasi kambingnya, baru justifikasi. Kalau anda membeli kambing ada beberapa tujuan (produksi yaa….)

1. Produksi susu

2. Produksi daging

3. Produksi anak untuk dikembangkan lagi

4. Produksi anak untuk dipotong

5. Produksi natural alamiah utk edukasi ,wisata

Nah……kalau tujuan sudah langkah berikutnya menentukan pilihan jenis kambing mana yang cocok….grade apa yang pas???Kalau cukup dengan cross..pilih cross saja jangan paksa harus fb…. tapi kalau harus fb ya..usahakan.

Kalau produksi anakan untuk dikembangkan lagi pasti mencari bibit unggul karena berharap anakannya juga unggul…dan harga indukan bisa tidak murah karena anda jual anakan nanti juga tidak murah….kecuali anda banyak stok. Pada usaha ini biasanya anakan akan dibesarkan dan dikembangkan lagi..(masa hidup panjang)

Trus…kalau produksi anak untuk dipotong, ada istilah bakalan penggemukan, tentunya perlu arif memilih kambing yang secara hitungan karkas sebanding dengan harga bakalan awal…..jadi kalau mengambil anakan bibit unggul lalu dipotong….itu pilihan blunder……kecuali anda banyak uang. Solusinya pilih hasil silangan kambing yg diincar tadi dengan kambing jenis lain. Pada usaha ini anakan biasanya akan dipelihara dalan waktu lebih pendek..karena akan berakhir digolok jagal.

Kalau bicara breeding….semua poin dapat dikerjakan tinggal tinggal manajemen yang main.

Jadi….kambing mahal atau murah perlu ada analisa mendalam lagi…perlu dianalisa ekonomis juga atas sekian mahalnya kambing tadi dengan potensi hasilnya tanpa melewatkab hitungan waktu peliharanya. Nah….kalau jeli anda sdh akan ketemu kapan balik modal. …kalau sdh baru bisa justifikasi mahal ato tidak….

Dan kalau membandingkan agar apel sama apel…..jangan apel sama jeruk….

Wong sesama apel saja varian banyak…….

Bukan mahal bagi yg tdk “punya”

Murah bagi yang “punya”.

Aahhh itu hanya hobby….

No……!!!Analisa dulu……..Smoga analogi cetakan kue ini membantu dalam alur berfikir….

.Salam entelemi

Leave a Reply