Kolesterol

Kolesterol merupakan produk khas metabolisme lemak hewan, dan oleh karenanya terdapat dalam makanan yang berasal dari hewan seperti daging, otak dan kuning telur (Ganong.,1990). Kolesterol dalam tubuh berasal dari dua sumber, yaitu dari makanan (kolesterol eksogen) dan sintesis di dalam tubuh (kolesterol endogen) (Muchtadi et al.,1993).
Kolesterol disintesis oleh sel-sel tubuh sebagian besar dalam hati (Ganong, 1990). Ditambahkan oleh Harper et al, (1979) organ lain yang ikut mensintesis kolesterol adalah usus halus, korteks adrenal, kulit dan aorta. Biosintesis kolesteol di dalam tubuh berasal dari Asetil Ko-A yang diubah menjadi asam mevalonat dan kemudian diubah lagi menjadi squalene baru berakhir menjadi kolesterol. Kolesterol dalam darah diangkut oleh low density lipoprotein (LDL) yang mengadung 20 % protein (David, 1981).
Kolesterol total dalam darah ayam yang ideal adalah 170 – 200 mg/dl (Baraas, 1994). Kolesterol darah dipengaruhi oleh lemak pakan, karbohidrat pakan khususnya sukrosa dan fruktosa serta obat-obatan (Harper et al.,1979). Carlson et al. (1978) menyatakan bahwa perubahan kolesterol serum darah dipengaruhi oleh biosintesis kolesterol, sintesis asam empedu, eksresi steroid netral dan asam, serta variasi kolesterol jaringan tubuh.

Leave a Reply