Ngaji….Peternakan, Bagaimana Breeding?

Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan.

Ngaji….Peternakan, Bagaimana Breeding?

Ilmu akan senantiasa ter update dan upgrade, termasuk juga ilmu pertanian & peternakan. Beberapa waktu lalu menghadap ke Tuan Guru Nutrisi Pakan yang sangat saya hormati, beliau adalah Guru Besar Nutrisi Pakan IPB Prof. Dr. Ir. Nahrowi, MSc. Tanggapan yang ramah bliau sampaikan untuk berdiskusi dirumah saja.

Alhamdulillah tanpa masalah berarti, kita sampai dirumah beliau yang dibelakang rumah ternyata banyak hewan ternak; sebagai koleksi sekaligus aplikasi atas keilmuan bliau. Pertemuan ini sangat cair karena beberapa kali kita diskusi dengan beliau.

Prof Nahrowi
Prof Nahrowi

Tidak seperti diskusi kita sebelumnya, kali ini dirumah bliau dimulai dengan Al-Qur’an. Kita diberi Qur’an disuruh membaca surat An Nahl Ayat 5-10. Dan inilah materi diskusi Pakan kita dengan Prof Nahrowi sekaligus membuka wawasan tentang breeding:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ

Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

 

(5). وَالْأَنْعَامَ خَلَقَهَا ۗلَكُمْ فِيهَا دِفْءٌ وَمَنَافِعُ وَمِنْهَا تَأْكُلُونَ
Dan Dia telah menciptakan binatang ternak untuk kamu; padanya ada (bulu) yang menghangatkan dan berbagai-bagai manfa`at, dan sebahagiannya kamu makan.

(6). وَلَكُمْ فِيهَا جَمَالٌ حِينَ تُرِيحُونَ وَحِينَ تَسْرَحُونَ
Dan kamu memperoleh pandangan yang indah padanya, ketika kamu membawanya kembali ke kandang dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan.

(7). وَتَحْمِلُ أَثْقَالَكُمْ إِلَىٰ بَلَدٍ لَمْ تَكُونُوا بَالِغِيهِ إِلَّا بِشِقِّ الْأَنْفُسِ ۚإِنَّ رَبَّكُمْ لَرَءُوفٌ رَحِيمٌ
Dan ia memikul beban-bebanmu ke suatu negeri yang kamu tidak sanggup sampai kepadanya, melainkan dengan kesukaran-kesukaran (yang memayahkan) diri. Sesungguhnya Tuhanmu benar-benar Maha Pengasih lagi Maha Penyayang,

(8). وَالْخَيْلَ وَالْبِغَالَ وَالْحَمِيرَ لِتَرْكَبُوهَا وَزِينَةً ۚوَيَخْلُقُ مَا لَا تَعْلَمُونَ
dan (Dia telah menciptakan) kuda, bagal, dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya.

(9). وَعَلَى اللَّهِ قَصْدُ السَّبِيلِ وَمِنْهَا جَائِرٌ ۚوَلَوْ شَاءَ لَهَدَاكُمْ أَجْمَعِينَ
Dan hak bagi Allah (menerangkan) jalan yang lurus, dan di antara jalan-jalan ada yang bengkok. Dan jikalau Dia menghendaki, tentulah Dia memimpin kamu semuanya (kepada jalan yang benar).

(10). هُوَ الَّذِي أَنْزَلَ مِنَ السَّمَاءِ مَاءً ۖلَكُمْ مِنْهُ شَرَابٌ وَمِنْهُ شَجَرٌ فِيهِ تُسِيمُونَ
Dia-lah, Yang telah menurunkan air hujan dari langit untuk kamu, sebahagiannya menjadi minuman dan sebahagiannya (menyuburkan) tumbuh-tumbuhan, yang pada (tempat tumbuhnya) kamu menggembalakan ternakmu.

 

Ternak diciptakan untuk memenuhi kebutuhan manusia, baik itu pakaian, transportasi maupun makanan. Dan tidak saja menciptakan langit, bumi, dan manusia, hewan ternak juga telah diciptakan-Nya, untuk kamu padanya ada bulu dan kulit yang dapat kamu jadikan pakaian yang menghangatkan badan kamu dan berbagai manfaat lain yang dapat kamu ambil dalam kehidupan kamu, dan sebagian dari-Nya juga dapat kamu makan. Dan selain manfaat-manfaat tersebut kamu juga dapat memperoleh keindahan padanya, yakni pada hewan ternak itu, ketika kamu membawanya kembali ke kandang pada sore hari dan ketika kamu melepaskannya ke tempat penggembalaan pada pagi hari.(://tafsirweb.com/4353-surat-an-nahl-ayat-5.html)

Padang Gembala Sapi Vegetasi Beragam
Padang Gembala Sapi Vegetasi Beragam

Allahu Akbar…..ternyata panduan beternak terutama breeding sudah diberi petunjuk, caranya, detil dalam Qur’an. Dan langkah inilah yang ternyata telah dilakukan oleh peternak luar negeri sana sehingga beternak menjadi lebih menguntungkan. Kajian saya yang awam ini, peternakan yang disarankan memang dengan pola penggembalaan. Tidak sekedar menggembala namun menyiapkan padang gembala/pastura dengan berbagai vegetasi tanaman untuk pakan ternak sekaligus melakukan pengaturannya.

 

Pola pemeliharaan semi ekstensif yang disarankan karena membawa kembali ternak  dari padang gembala (kandang). Jadi pola dengan menggembalakan disiang hari dan kembali ke kandang setelah sore hari. Tentunya ada aktivitas didalam kandang yang harus dilakukan dan pada ayat 8 disampaikan gambaran cara dan sarana yang dapat dipakai. Pada pemeliharaan semi ekstensif masih dilakukan penambahan kebutuhan ternak yang diberikan saat ternak berada didalam kandang, baik itu pakan tambahan, mineral maupun tindakan penanganan lain.

Padang Gembala Kambing
Padang Gembala Kambing

Dengan cara beternak yang demikian makan ternak akan mencari sendiri dipastura kebutuhan pakan yang dibutuhkan dan memakan sesuai kebutuhannya. Sistem pemeliharaan ini juga lebih menerapkan animal welfare : Ternak yang dipelihara harus bebas dari rasa haus dan lapar; Ternak yang dipelihara harus bebas dari rasa ketidak nyamanan/ penyiksaan fisik; Ternak yang dipelihara harus bebas dari rasa sakit, cidera dan penyakit ; Ternak bebas untuk mengekspesikan perilaku alamiah; Ternak bebas dari ketakutan dan rasa tertekan.

Terjawab sudah bagaimana cara breeding agar tidak kehabisan nafas sebelum garis finish. Serta gambaran bagaimana efisiensi akan diperoleh dengan sistem pemeliharaan yang demikian. Maka nikmat sebenarnya dalam beternak akan lebih terasa.

 

Leave a Reply